|
|
|
|
| :: Anda berada di halaman: Tentang Kami - Edisi: 119/XI/2010 |
|
Sekilas Sejarah
Edisi pertama Gong terbit Juli 1999, sebagai pengembangan dari sebuah "sisipan" dalam Tabloid Eksponen, untuk kepentingan komunitas radio swasta waktu itu. Tujuan Majalah Gong adalah untuk meningkatkan akses publik terhadap pengetahuan dan wawasan kesenian, terutama pada khazanah kesenian yang terdapat dalam pelbagai lingkup budaya Nusantara yang selama itu seakan terabaikan. Gong berusaha menghadirkan tradisi-tradisi kesenian dan cara-pandang yang "terlupakan" tersebut. Pengetahuan mengenai keberagaman kesenian diharap bisa menumbuhkan pemahaman dan pengakuan terhadap kepelbagaian nilai budaya yang sejatinya adalah akar kehidupan bangsa Indonesia kini.
Yayasan Media dan Seni, yang semula menaungi Gong tidak berlanjut, maka sejak tahun 2007 Gong berada di bawah Yayasan Tikar Media Budaya Nusantara, lembaga nir-laba yang berkedudukan di Bandung. Namun, pengelolaan Majalah Gong tetap di Yogyakarta.
Dari sisi materi, Gong mengharapkan dukungan para penulis kesenian-kebudayaan dari pelbagai wilayah negeri. Dari sisi pendanaan, Gong masih mengandalkan bantuan para donor filantropis, berhubung dukungan "pasar" masih jauh dari mencukupi. Donor utama Gong sejak berdirinya adalah Yayasan Ford.
Organisasi:
Sekretariat Yayasan Tikar Media Budaya Nusantara:
Manajemen Pelaksana:
Dewan Redaksi:
Ade Tanesia, Errol Jonathans, Putu Wijaya, Setiawan Sabana, Yayah Khisbiyah
|
|
|
|



| |
|
|
|
|
| |
 Gerak Lucu Wayang Golek |
 Gerak Mulut Wayang Sasak |
| |
 Sekar Diu - Wayang Sasak |
 Topeng Cupak |
|
|
|